Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Role Model Dunia Kekristenan Yang Sebenarnya Dikehendaki Tuhan [2 Korintus 3:18]

Hampir semua orang mempunyai “role model” atau panutan untuk dicontoh dalam hidup. Ketika seseorang sudah menetapkannya, maka “Role model” tersebut pasti sangat merpengaruhi kehidupannya. 

Begitu pula dalam dunia kekristenan. Kita juga sebenarnya mempunyai “role model” baku, yang disebut dengan kalimat sederhana yaitu: menjadi serupa dengan Kristus. 

A. Pengertian serupa dengan Kristus

Menjadi serupa dengan Kristus termasuk dalam kategori perintah. Artinya harus terus menerus bergema selama kita hidup. Dan diupayakan semaksimal mungkin menjadi terealisai.

Serupa seperti Kristus wajib menjadi role model, karena Allah juga memiliki keinginan yang demikian dari setiap orang percaya. Hal itu dapat kita lihat dalam Alkitab, yang mengatakan bahwa Allah telah menentukan orang percaya “dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya” (Roma 8:29). 

Jadi, konsep membuat kita menjadi serupa seperti Kristus adalah pekerjaan Allah. Dan, Ia pula lah yang akan meneruskannya agar terus berlangsung sampai akhir zaman (Filipi 1:6).

Allah menjadikan kita serupa dengan gambaran Anak-Nya denggan maksud agar, “.. kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar” (2 Kor. 3:18). 

Bagaimanapun pada suatu hari nanti, proses ini akan selesai. Yaitu, “apabila Kristus menyatakan diri-Nya, kita akan menjadi sama seperti Dia, sebab kita akan melihat Dia dalam keadaan-Nya yang sebenarnya” (1 Yoh. 3:2).

B. Cara menjalankan role model Kekristenan

Merespons anugerah dan pekerjaan yang sedang dilakukan oleh Allah di dalam Kristus, demi mengubah kita menjadi serupa dengan Kristus, bukan berarti kita hanya duduk manis dan menanti diangkat ke surga “dengan begitu mudahnya.” 

Tapi, dibutuhkan kerelaan dan kesediaan untuk hidup dalam tuntunan Roh Kudus. Karena menjadi lebih serupa seperti Kristus seseorang membutuhkan kuasa ilahi, dan tanggung jawab sekaligus. 

Untuk mencapai hal tersebut, maka dibutuhkan setidaknya 3 syarat agar kita bisa menjadi seperti Kristus, yaitu: 

1. Berserah diri kepada Allah

Walau disebut bahwa agar serupa seperti Kristus adalah pekerjaan Allah, namun hal tersebut tentu tidak akan berhasil jikalau kita tidak berserah diri kepada Allah. 

Roma 12:1-2 mengatakan bahwa ibadah melibatkan pengabdian diri yang sepenuhnya, dan seutuhnya kepada Allah. Oleh sebab itu, kita harus merelakan tubuh kita sebagai “korban yang hidup,” sehingga pikiran kita ikut diperbaharui dan diubah menjadi persis seperti Kristus. 

Seperti ketika Yesus berkata, “Ikutlah Aku!”. Lewi segera meninggalkan meja cukainya (Mrk. 2:14). Jadi, kita harus rela meninggalkan semua yang kita miliki demi mengikuti rencana Allah.

2. Merdeka dari dosa

Untuk menjadi serupa dengan Kristus syarat yang kedua kita merdeka dari dosa. Karena Yesus memang menjalani kehidupan tanpa dosa, maka kita pun harus menganggap diri kita sudah “mati bagi dosa” (Roma 6:11). 

Ketika kita telah menutuskan akan menjalani kehidupan mengejar kekudusan, maka kita harus menjadi semakin sama seperti Yesus. Baik dalam hal pemikiran, ucapan, maupun perbuatan.

Sehingga pada saat mempersembahkan diri kita kepada Allah untuk dibentuk serupa dengan Kristus, dosa tidak lagi berkuasa atas kita (Roma 6:1-14). 

3. Senantiasa mengalami pertumbuhan rohani

Untuk menjadi lebih sempurna seperti Kristus pertumbuhan iman Kristen sangat diperlukan. Hal itu penting karena ketika kita pertama kali diselamatkan, kita belum matang dalam hal kebijaksanaan dan pengetahuan. Khususnya dalam hal belas kasih dan kasih karunia. 

Tapi, kemudian setelah adanya pertumbuhan rohani. Tanggung jawab kita sebagai orang yang telah menjadi serupa seperti Kristus akan lebih besar. Sebagaimana Firman Tuhan berkata, “Tetapi bertumbuhlah dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus” (2 Petrus 3:18). 

“Dan kiranya Tuhan menjadikan kamu bertambah-tambah dan berkelimpahan dalam kasih seorang terhadap yang lain dan terhadap semua orang, sama seperti kami juga mengasihi kamu” (1 Tes. 3:12).

Dengan menjalankan 3 syarat yang disebutkan diatas, dipastikan akan ada kemuliaan Allah yang semakin nyata dalam hidup kita. 

Oleh sebab itu, biarlah kemuliaan itu tetap bersinar dari hidup kita, hingga kita semakin mengalami sukacita. Dan sesama kita pun diharapkan dapat merasakan sukacita dan berkat dari kehidupan kita. 

Untuk mencapai hal tersebut, maka biarlah proses itu terus kita lalu sampai kita diubah menjadi serupa dengan Kristus, dan mengalami kemuliaan yang semakin besar. 

- Lampiran ayat renungan

2 Korintus 3 ayat 18": “Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar.” Amin. 

Posting Komentar untuk "Role Model Dunia Kekristenan Yang Sebenarnya Dikehendaki Tuhan [2 Korintus 3:18]"